Tuesday, August 08, 2006

Analisa dalam Investasi Forex

Untuk mengambil keputusan buy atau sell perlu ada analisa terlebih dahulu. Tanpa analisa trading valas hanya akan menjadi judi! Ada dua jenis analisa yang dipakai:

* Analisa Teknikal
* Analisa Fundamental

Analisa Teknikal adalah analisa berdasarkan historical data pada grafik. Pada grafik tersebut dapat dibuat berbagai analisis. Salah satu contohnya adalah analisis trend-line untuk melihat arah pergerakan pasar. Analisa-analisa lain yang sering dipakai antara lain adalah Relative Strength Index (RSI), Parabolic SAR, Pivot Point (Support/Resistance Level) dan teori Elliot Wave. Seringkali trader menggabungkan berbagai analisa dalam memprediksi pasar. Anda dapat melihat grafik valas melalui website DailyFX. Gunakanlah Net Dania atau FX Power Chart yang gratis (Java Applet).

Sedangkan Analisa Fundamental adalah analisa berdasarkan keadaan keuangan, berita, dan lain sebagainya. Misalnya dari laporan Consumer Price Index (CPI). Jika CPI naik berarti harga-harga barang di negara tersebut naik, pertanda mata uangnya melemah. Trader pun dapat mengambil keputusan buy atau sell. Contoh analisa fundamental lainnya adalah, tingkat inflasi, tingkat penangguran serta harga minyak dunia. Peristiwa besar seperti pidato kenegaraan atau perang juga dapat mempengaruhi harga mata uang tersebut.

Biasanya faktor fundamental lebih berpengaruh dibandingkan faktor teknikal. Jika kita menganalisa bahwa harga akan naik tetapi muncul berita yang berpotensi menjatuhkan harga, pasar akan bereaksi mengikuti berita. Untuk melakukan analisa fundamental anda dapat membaca berita valas di Forex Factory atau Easy Forex.

Untuk bisa melakukan forex trading secara mandiri, dibutuhkan pe ngetahuan yang mendalam mengenai mekanisme perdagangan, analisa teknikal/fundamental dan cara bertransaksi valas melalui internet. Jika pengetahuan tersebut sudah dikuasai maka kita bisa memutuskan untuk melakukan real forex trading secara mandiri.

Dalam melakukan real forex trading ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh seorang trader. Kesuksesan seorang trader tidak hanya didukung oleh pengatahuan dan pemahaman tentang valas semata, namun juga ditentukan oleh perilaku yang harus dijaga sebelum dan selama melakukan trading.

Berikut adalah beberapa aspek psikologis yang harus diperhatikan seorang trader yang ingin melakukan sendiri perdagangan valas :

Memahami tujuan trading.

Memahami tujuan yang ingin dicapai dalam trading akan membuat kita selalu berada dalam arah yang jelas : sekedar mencari profit dengan berspekulasi atau mengamankan posisi keranjanga investasi yang dimiliki.

Lakukan hanya jika mampu menanggung kerugian.

Forex trading merupakan jenis investasi yang memiliki resiko ralatif besar (high risk high return). Karena itu lakukanlah trading dengan idle money yang tidak akan membuat anda kesulitan uang jika terjadi kerugian.

Jangan tempatkan seluruh uang dalam satu posisi.

Menempatkan semua uang dalam satu posisi adalah tindakan yang sangat bodoh dan beresiko, karena berpotensi membuat kita kehilangan semua uang.

Jangan melakukan trading pada terlalu banyak currency.

Berkonsentrasi dan fokus pada sedikit atau beberapa valas saja. Terlalu banyak valas yang ditransaksikan akan membuat kita kesulitan memantau perkembangan posisi valas karena akan semakin banyak informasi yang harus kita cari.

Berlatih berjalan sebelum berlari.

jangan trading sebelum memahami benar bagaimana harus melaukan trading. Memahami dan belajar trading melalui situs-situs vlas yang menyediakan tempat untuk demo atau game valas adalah tindakan yang harus dilakukan sebelum benar-benar melakukan trading.

Menerima kenyataan bahwa market is always right.

Pasar bukanlah kumpulan bebek yang dapat dengan mudah digiring oleh satu atau beberapa orang. "Market will go where it wants to go." begitu kata oran Inggris.

Sesekali tidak ada salahnya untuk mengalah.

Jika berada pada posisi yang terus merugi, segeralah keluar dari keterpurukan. Tunggu sampai datang kesempatan lain untuk bisa menang.

Biarkan profit yang diperoleh sampai ada alasan untuk mengambilnya.

Jangan buru-buru menarik keuntungan dari profit yang telah kita peroleh sampai beberapa indikator fundamental, teknikal dan parameter-parameter lain memberi isyarat untuk mengambilnya.

Jaga kesehatan jiwa raga.

Trading valas adalah aktifitas yang banyak menguras tenaga dan pikiran. Karena itu, jika prinsip time is money dijadikan pegangan, menjaga kondisi kesehatan adalah suatu keharusan.

Jangan terlalu serakah.

Jika target profit telah dicapai, berhentilah untuk sementara waktu sampai ada kesempatan lain yang menguntungkan untuk trading kembali. Hindari sifat serakah yang justru akan menjadi bomerang bagi anda sendiri, karena pasar tidak selamanya memihak kepada kita.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home