Investasi Forex sebagai Trend Investasi Masa Kini

Tuesday, May 29, 2007

Pak, nikah mahal tidak sih?


" Pak, nikah mahal tidak sih?"
Jawab bapaknya "Enggak tahu ya nak, tapi sampai sekarang papah masih nyicil setiap bulan ke mamamu..."

:)


On 5/28/07, Erwin Arianto wrote:

Seorang temenku pernah bertanya
"eh, kalo gw nikah tapi dengan gaji gw yang cuma Rp#### bisa ga ya?

Hhmmm.....

Maka dari pertanyaan itu aku membu at survey asal, dan berikut adalah
daftar pengeluaran standar bulanan setelah merit. Sekedar berbagi aja,
bu at temen2 yang mungkin juga mengalami 'M at ery after merit phobia
syndhrome'

Daftar anggaran bulanan
(asumsi :disusun berdasarkan skala proritas,disusun dengan sang at 2 rel
at if,
dan berdasarkan basic needs standar menengah ke bawah)

1. Makan

Dengan asumsi sekali makan adalah 5000
Maka makan 3x sehari,kali 2 orang (karena lagu sepiring berdua cuma
berlaku pada sa at pacaran ajah), kali 30 hari adalah Rp900.000

Tips
Rajin2 ke kondangan at au sun at an, dan bawa pulang nasi kotaknya
Pasti lebih ngirit

2.Kontrakan

Dengan asumsi masih ngontrak di rumah petak, yang punya uda botak, tapi
masih galak, dan punya anjing belum jinak
Maka dana untuk kontrakan sekitar 500.000/bulan

Tips
Tinggallah di Pondok Mertua Indah
Niscaya 2 dana di at as gak akan pernah ada
Di pondok mertua indah, anda akan bebas makan apa aja, termasuk 'makan
at i'
(^__^)

3. Listrik dan Air

Dengan asumsi daya listrik 900 w at t dan pake jetpam maka anggaran
untuk
listrik adalah 100.000/bulan
Tips
Jangan pake AC, cukup AC (angin cendela)
Jangan suka main Plestesyen, cukup main monopoli,sudamanda at au gaple
ama
istri terasa lebih romantis

4. Transportasi

Dengan asumsi naik motor ke kantor, dengan motor yang paling irit rit
rit, maka untuk ongkos bensin dan servis adalah 100.000

Tips
Gunakanlah Bensin campur!
(maksudnyah campur dorong, pasti lebih irit)
Atau ikutlah "Nebeng Fans Club", dengan alasan memperer at sil at urahmi
dengan
yang ditebengi maka perjalanan berangk at dan pulang kantor akan terasa
lebih
menyenangkan

5. Komunikasi

Dengan asumsi pake cdma yang 1000/menit maka untuk sebulan, ongkos
komunikasi berdua adalah 100.000

Tips
Pakelah 'FREN' yang lebih murah
(maksudnya kalo mau nelpon at au sms tinggal bilang "Freeen...minjam HP
nya
dong freen...")

6. Keperluan sehari2

Seperti sabun,odol,syampu, dll dsb
Dengan asumsi tidak pake fesyel,krimb at , manikyur, pedikyur, kukyur2
maka
alokasi dana untuk ini sebesar 50.000

Tips:
Mandi kalo perlu saja
Kalo dulu 2 kali sehari,jadi 2 hari sekali
Untuk ngirit odol kembalilah memakai tumbukan b at u b at a

7. Keseh at an

Seperti minyak kayu putih,vitamin, ob at pusing (ini penting bu at
pengantin
baru wekekekek!), maka alokasi cadangan untuk keseh at an sebesar 50.000

Tips
Jaga keseh at an
Jangan begadang...kalo tiada artinya...begadang bole saja...asalkan
sambil
ronda
(halah!!)

8.Entertaiment

Nha ini kalo ada uang lebih aja, bisalaah sekali2 nom at ,li at live
music,
lari
pagi di monas, at au makan martabak sekali2

Jadii...
Dari asumsi basic needs di at as maka pengeluaran untuk tiap bulan
adalah
sebesar :

1.800.000/bulan

(syeeett dah...masih gede juga ya)

Mungkin ini bisa jadi bahan pertimbangan temen2 ketika pengen nikah,
untuk kemudian dibandingkan dengan pemasukan yang ada.
Kalopun masih 'besar pasak daripada tiang'
Anda bisa memperkecil pasak, at au memperbesar tiang... at aauu. ..ga
usak pake
pasak, tapi dipaku aja!

Tapi ada 1 hal yang ga bisa dijelaskan dengan perhitungan ketika anda
memutuskan untuk menikah

(serius mode on*)

Yaitu, berkah menikah

Selalu, Tuhan akan mencukupi kebutuhan um at nya yang mau berusaha dan
berdoa
Selalu bersukur dan percaya bahwa Tuhanlah raja dari segala raja
akunting!

so, stop accounting, just do it! :))

Monday, May 28, 2007

CANTIK DAN HARUM DI HADAPAN TUHAN


Sekarang banyak sekali reality show di TV, seperti AFI, Indonesian Idol, KDI, dll Pada zaman dahulu, ini sudah ada, yaitu pada zaman raja Ahasyweros. Bahkan cara mengujinyapun menyeramkan. Para wanita bisa kehilangan kehormatan mereka.
Mereka tidak bisa menghadap raja kecuali kalau raja mengingatnya. Kalau tidak, mereka akan menderita seumur hidup. (ayat 13-14). Ester bukan hanya diingat oleh raja, tapi dia beroleh kasih dan sayang, bahkan diangkat menjadi pengganti ratu Wasti, maka acara reality show pun berakhir. (ayat 15-18)

Mengapa Ester berhasil? Kalau masalah cantik itu relatif. Tetapi Ester mempunyai:

1. Roh penurut/ roh mau di ajar
Dia menurut pada Mordekai sebagai pengasuh dia (ayat 10-20). Dia menurut juga pada Hegai, sida-sida raja (ayat 15), sedangkan di ayat 13, gadis yang mau masuk boleh memakai menurut kesukaannya sendiri, tapi Ester taat apa yang dikatakan Hegai. Sebagai sida sida raja. Dia sangat kenal dan sangat tahu apa apa yang disukai oleh raja. Ester melakukannya dengan baik Dalam Lukas 2:51-52 : Yesus tunduk dalam asuhan ibu bapaNya. Maka kita harus tunduk pada Roh Kudus, supaya membuahkan kemenangan

2.Mempunyai roh penguasaan diri - Ester 2:12
6 bulan pertama diberi Mur (minyak campur kemenyan), gunanya menghapus aroma tubuh yang tidak enak. Aroma tubuh biasanya dipengaruhi oleh makanan apa yang kita makan, jadi selama dalam proses, mereka dibatasi makanannya. Bukan cuma makanan yang dibatasi tapi semua kegiatan, seperti pemilihan putri Indonesia, miss universe tidak bisa semaunya sendiri, semua ada waktunya dan makan pun diatur, intinya adalah penguasaan diri.

Dosa dan kedagingan kita adalah bau di hadapan Tuhan. Maka agar kita tidak bau di hadapan Tuhan kita juga harus melakukan penguasaan diri. "Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan, dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan, dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang. Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita. Tetapi barangsiapa tidak memiliki semuanya itu, ia menjadi buta dan picik, karena ia lupa, bahwa dosa-dosanya yang dahulu telah dihapuskan. Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung." (2 Petrus 1:5-11)

6 bulan ke dua pemakaian wangi wangian, setelah semua aroma tubuh yang tidak enak hilang, harus selalu dijaga selalu dengan wangi wangian, atau dengan kata lain mempertahankan aroma wangi supaya tetap harum. Begitu juga kita harus mempertahankan aroma kehidupan kita supaya selalu wangi di hadapan Tuhan jangan sampai bau lagi. Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan. (Galatia 5:1) Sehingga bila saatnya tiba nanti, DIA menjemput kita sebagai mempelainya, dijumpai kita dalam keadaan tidak bercacat celah sebab kita cantik dan harum.

TETAPLAH BERDOA

Berdoa dan mengucap syukurlah bila Tuhan menjawab doa mu.
Karena Ia menyertai mu. Berdoa dan mengucap syukurlah bila Tuhan memberi mu damai sejahtera-Nya.
Karena Ia menghibur dan mengajari mu melangkah hari demi hari yang berat.

Berdoa dan mengucap syukurlah walaupun beban mu berat.
Karena Ia mengajari merasakan dan meringankan beban sesama mu.

Berdoa dan mengucap syukurlah walaupun engkau merasa Ia tidak dekat lagi.
Karena Ia melihat kesetiaan, keteguhan dan Ia tidak pernah meninggalkan mu.

Berdoa dan mengucap syukurlah walaupun segala sesuatu berada diluar rencana mu.
Karena Ia sedang mengajari mu berjalan dalam rencana-Nya.

Berdoa dan mengucap syukurlah walaupun engkau difitnah dan dihina.
Karena Ia sedang mengajari merendahkan diri dan memaafkan sesama mu.

Berdoa dan mengucap syukurlah bila Tuhan menegur mu.
Karena Ia mengajar dan menegur orang yang dikasihi-Nya.

Tetaplah berdoa dan mengucap syukur kepada Tuhan.
Karena Ia menyertai dan mengajari seumur hidup mu.

CUCIAN KASIH

Ketika James Cates masih mahasiswa, ia bekerja di malam hari sebagai pendamping anak-anak asrama di sebuah wisma perawatan kesehatan. Salah satu tanggung jawabnya yang terkadang sangat berat adalah mencuci pakaian 23 remaja pria. Proses mencuci pakaian-pakaian tersebut sangat kasar, sehingga ketika seorang pemuda penghuni wisma bernama Jake mendapat baju baru dari ibunya, James menawarkan diri untuk mencucinya secara terpisah. Tidak lama kemudian para remaja lain mulai memintanya untuk memasukkan sepotong pakaian favorit mereka ke dalam kelompok cucian yang "istimewa" itu. Ini merupakan tindakan kasih yang kecil, tetapi besar artinya bagi para remaja itu.

Dua puluh tahun kemudian, setelah sukses sebagai ahli terapi, pengajar di universitas, dan penulis banyak artikel di berbagai jurnal ilmiah, Cates menulis: "Ketika saya menengok ke belakang dan merenungkannya, ternyata tak ada orang yang pernah saya layani atau pelayanan yang pernah saya berikan yang lebih berarti bagi saya selain Jake dan bajunya, serta cucian-cucian pakaian yang istimewa itu."

Sebuah tindakan kasih yang sederhana merupakan suatu wujud ungkapan kasih Allah yang sangat kuat di dalam dunia kita yang penuh dengan kesukaran ini. Rasul Yohanes menulis, "Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dalam kebenaran" (1Yohanes 3:18).

Ada-kah beberapa potong "cucian" yang dapat Anda cucikan pada hari ini ? Tindakan kasih yang kecil dapat membuat perbedaan besar.


BERIKAN KASIH SELAGI ADA KESEMPATAN


Malam ini terasa amat dingin, sunyi dan sepi... Aku memandang ke sekeliling ruangan kamar ayahanda. Ibu, adik-adik, bibi dan pamanku ada di sana dengan tangisan pilu mereka. Ini adalah malam terakhir kami berkumpul bersama ayah, pahlawan kami tercinta. Setelah bertahun-tahun mengidap penyakit jantung dan diabetes, dan berbulan-bulan lamanya dirawat di RS, akhirnya ayah "memilih" pergi untuk selamanya. Aku menggigit bibir, perih menatap tubuhnya yang begitu kurus. Ia tak segagah dulu, seperti ketika ia masih sehat dan memimpin perusahaan serta bisnisnya. Ayahku kini berbeda... Namun, ia seorang ayah yang tetap sama. Yang begitu mencintai isteri dan anak-anaknya.. Yang selalu siap berkorban bagi kami... Ia tetap manusia yang sama. Yang menyayangi setiap orang dengan amat dalam... Yang selalu berusaha membahagiakan orang lain..

Airmata menggenang di pipiku, tak kuasa aku menahan perih dan kesedihan. Sesaat, pikiranku melayang ke masa lalu. Selama bertahun-tahun lalu, kerapkali aku melukai hati sang ayahanda. Kata-katanya yang disampaikan sebagai nasihat, selalu kusalahartikan dan kuanggap sebagai cara seorang ayah otoriter yang ingin mengendalikan puterinya. Berkali-kali kami bertengkar. Hanya beberapa hari saja masa tenang berada di antara kami, setelah itu akan ada hal-hal yang kami ributkan, yang bila kurenungkan kini semuanya didasarkan atas kesalahanku. Ya, akulah yang bersalah! Ayah hanya berusaha menasihati. Karena rasa cintanya yang besar, ia berharap aku dapat berubah dan menjadi pribadi mengagumkan. Namun aku tak memahaminya..

Pernah suatu hari kami bertengkar hebat. Lalu aku memutuskan untuk pergi dari rumah dengan diam-diam. Malam hari sebelum tidur, aku menyiapkan segalanya. Pakaian kumasukkan ke dalam beberapa tas. Buku-buku, arsip penting dll. Tak lupa kutorehkan rasa kecewa dan kekesalanku di atas sebuah kertas yang kumasukkan dalam sebuah amplop. Pada amplop itu ku tulis: "Untuk Ayah".

Esoknya, pagi-pagi sekali sebelum keluargaku terbangun, dengan mengendap-endap aku melangkah meninggalkan rumah yang selama ini menjadi tempatku bernaung. Hampir dua minggu lamanya aku pergi, meski akhirnya aku kembali ke rumah setelah kakakku mengirimkan sms yang berisi permohonannya agar aku kembali karena ayah sangat bersedih dan merasa bersalah. Ia khawatir bahwa rasa sedihnya itu akan semakin memperparah penyakit jantung ayah, yang seharusnya tak boleh berbeban berat.

Aku kembali ke rumah dengan sambutan ayah yang begitu baik. Ah, ia memang selalu berusaha meminta maaf padaku dan memperbaiki keadaan, meskipun akulah yang bersalah. Sedangkan aku terlalu sombong untuk memujanya.

Hari-hari berlalu, kurasakan ayah begitu berusaha agar aku tak marah lagi kepadanya. Ia sangat hati-hati dalam berbicara dan bersikap. Namun penyakitnya semakin hari semakin memburuk. Ia semakin sering merasakan sesak, sulit tidur, cepat lelah dll. Sampai akhirnya ayah harus dilarikan ke RS. Selama beberapa bulan ayah dirawat di beberapa RS yang berbeda, namun keadaannya tak jua membaik. Bahkan menurut para dokter, daya pompa jantungnya hanya tinggal 20 %. Operasi jantungpun bisa jadi gagal. Mendengar pernyataan dokter, membuat ayah mengambil keputusan. Sebuah keputusan yang besar baginya dan bagi kami. Ayah ingin dirawat di rumah saja! Ia memikirkan biaya operasi yang amat besar, padahal belum tentu berhasil. Jangan-jangan malah hanya akan meninggalkan hutang bagi kami, begitu pikirnya. Di samping ayah ingin melewatkan hari-harinya bersama keluarga. Seperti dulu..

Sayangnya kesempatan berkumpul bersama ayah, tak kupergunakan dengan amat baik. Aku malah seringkali menghabiskan waktu untuk bekerja di kantor. Pergi di pagi hari, dan pulang malam hari. Begitu setiap hari. Niatku mungkin tidaklah buruk, aku hanya berusaha mendapatkan uang banyak agar dapat membantu biaya pengobatan ayah. Namun ternyata aku tak bijaksana. Seharusnya aku tahu bahwa yang paling dibutuhkan ayah saat itu adalah waktuku. Waktu untuk bersama dengannya. Waktu untuk saling meminta maaf dan memaafkan. Waktu untuk menyatakan rasa cinta di hati kami. Waktu yang tinggal sedikit baginya... Oh Tuhan Yesus, andaikan aku mengerti... Hanya dua minggu ayah di rumah. Dua minggu kesempatan yang diberikan Tuhan bagiku untuk memperbaiki segalanya, namun kusia-siakan.

Hari ini, sabtu 11 Maret 2006 pukul 01.10 dini hari, ayah menghembuskan nafas untuk terakhir kalinya. Pada menit-menit terakhir sebelum ia pergi, aku mendengar dengan jelas tarikan nafasnya yang tertatih-tatih. Pada menit-menit terakhir itu aku menyadari segala kesalahan yang telah kubuat padanya, luka yang sering kugoreskan di hatinya yang mungkin telah memperparah penyakitnya selama ini. Aku mengingat kasih sayangnya dan segala bentuk kebaikannya. Aku merindukan tawanya, amarahnya, nasihatnya...

Di detik terakhir sebelum tarikan panjang nafasnya, tanda hidupnya di dunia telah berakhir, aku mengucapkan dua kata yang selama ini sulit kuucapkan kepadanya yakni: "Ayahku Sayang...". Ya, aku sangat menyayanginya namun tak pernah menyatakan dan mengekspresikan kasih sayang di hatiku. Aku menyesali setiap kesempatan yang pernah ada yang kubiarkan berlalu begitu saja tanpa ungkapan cinta padanya. Aku menyesal....

Selagi waktu masih ada, berilah dan nyatakanlah cinta dan sayangmu kepada orang-orang yang selama ini telah menjadi bagian dalam hidupmu, dan sungguh berarti bagimu. Karena bila kesempatan itu telah pergi, engkau akan menyesalinya teramat dalam. Lebih menyakitkan dari rasa kehilangan itu sendiri....